walikota Samarinda

                                                                     
Hari Ini Pegawai KPK Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi di Balaikota

Wali Kota Samarinda Minta OPD Bisa Hadir   Samarinda, SUARA KALTIM – Rencananya hari ini, Rabu (30/6/2021) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi  Republik Indonesia ( (KPK RI) akan melakukan rapat bersama jajaran pejabat di Balaikota. Secara umum kunjungan pegawai KPK mengevaluasi kinerja Pmemerintah kota dan kabupaten se Kaltim.   Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Dr H

Walikota Kadrie Oening, Bebaskan Samarinda dari Becak Hingga Bersihkan Lokasi Citra Niaga dari Kekumuhan

  Pada hari Selasa 6 Juni lalu, sekitar jam 6:30 pagi telah berpulang ke Rahmatullah dalam usia 66 tahun, H.M. Kadrie Oening. Inna lillahi wa-inna ilaihi roji’un. Berpulangnya di RSU A. Wahab Sjaharanie, sesudah selama beberapa hari dirawat di ruang ICCU.             Bagi warga Kotamadya Samarinda, bahkan Kaltim pada umumnya, tentunya nama Kadrie Oening bukan

Apa dan Siapa : HM Kadrie Oening di luar Kedudukannya Sebagai Walikota

              SEBELUM saya melanjutkan uraian ini, lebih dulu perlu dijelaskan, bahwa H.M Kadrie Oening mengakhiri masa jabatannya yang kedua sebagai walikota Samarinda, bukan dalam tahun 1979, sebagaimana diterangkan dalam tulisan terdahulu, melainkan pada bulan Februari tahun 1980. Dengan demikian, seluruhnya 12 tahun 3 bulan lamanya (sejak November 1967) dia (HM Kadrie Oening) memegang pimpinan

In Memoriam Achmad Amins, Walikota yang Memiliki Banyak Kerja Besar

  Suara Kaltim– Walikota Achmad Amins adalah walikota pelopor kesehatan gratis dan pendidikan gratis di Indonesia. Kepala daerah yang pertama di Indonesia yang “berani memberikan gaji kepada para  ketua RT (2001), kepala daerah yang merelokasi warga bantaran sungai paling manusiawi se Indonesia. Warga diberikan rumah gratis type 36 dan uang santuan dan kerja besar lainnya.

Pesan Walikota Achmad Amins :PNS Itu Jangan Seperti Pahat, Dipukul Kepalanya Dulu Baru Kerja

  “Jangan Bisanya Memujung-mujungi ….” Suara Kaltim – Sebentar lagi, Walikota Samarinda bapak H Syaharie Ja’ang akan melakukan pelantikan pejabat di eselon III dan IV. Pesan ini sepertinya jg berlaku utk walikota lainnya, bupati atau gubernur. Saya ingin titip dan mengingatkan kembali pesan alm. H. Achmad Amins berkaitan ini, yang dirangkum saat beliau menjabat sbg

Lukman Said, Walikota Samarinda yang Saya Kenal

  Suara Kaltim – SAYA mencari-cari di google, tak ada foto Lukman Said, mantan Walikota Samarinda. Kemarin, saya menemukan foto beliau di sela-sela tumpukan kertas, yang mau saya bakar. Sayangnya sedikit rusak. Dan saya belum memperbaikinya melalui photoshop. Nanti akan saya carikan lagi foto yang bagus. Agar generasi baru bisa mengenal figur yang pernah memimpin

Walikota Samarinda Silaturahmi Dengan Danrem 091/ASN yang Baru

  Samarinda, Suara Kaltim Online – Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menerima kunjungan silaturahmi Danrem 091/Aji Surya Natakesuma, Kolonel inf Cahyo Suryo Putro yang baru menggantikan posisi Brigjen TNI Widi Prasetijono yang promosi sebagai Kasdam VI/Diponegoro. Dalam silaturahmi yang berlangsung di rumah jabatan Walikota Samarinda tampak mendampingi Danrem anyar Dandim 0901/Samarinda Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo,

Syaharie Jaang Kembali Bertemu Prof DR Al Habib Baasim Bin Ahmad Al-Atthos dari Madinah di Acara Isra M’raj

SAMARINDA,  SUARAKALTIM– HAJI Syaharie Jaang termasuk pimpinan parpol yang rajin mengikuti kegiatan keagamaan.  Walikota Samarinda, yang juga Ketua Partai Demokrat Kaltim ini  juga sudah sejak lama dekat dengan  tokoh-tokoh agama, terutama ulama. Bukan hanya menjelang Pilkada saja.  Bahkan pimpinan partai Islam di Kaltim, menurut sejumlah masyarakat, terlihat lebih religius sosok Syaharie Jaang. Bila dibandingkan misalnya,

Kain Kafan Oleh-oleh Untuk Wali Kota

  Oleh : Akhmad Zailani Apa oleh-oleh yang pas untuk seorang Wali kota?  Wali kota, yang saya anggap sangat berjasa.  Saya ingin membalas budi baiknya. Pertanyaan itu muncul  di hari terakhir dari 8 hari saya tiba di Madinah.  Apa perlu seorang wali kota yang sudah memiliki segalanya diberi oleh-oleh?  Apalagi dari saya, hanya seorang wartawan