SUARA KALTIM
SUARA KALTIM SUARA KALTIM

Sadis, Kepala Bocah SD Limpasu HST Terputus dari Badan, Ditebas Pakai Parang

Thursday, 19 September 2019 | 7:13 pm | 2319 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       

Pelaku pembunuhan sadis di Limpasu diamankan polisi Foto : ist

 

BARABAISUARAKALTIM.COM – Pembunuhan sadis terjadi di Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (17/9) siang. Seorang anak kecil RA (9) tewas mengenaskan dengan kondisi kepala terpisah dari badan setelah dibunuh secara sadis oleh Ahmad (35). Pelaku, diduga mengalami gangguan jiwa!

Pembunuhan sadis ini membuat warga RT 08 RW 04 kampung Gayaba, desa Limpasu, Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, geger. Hal tersebut saat mereka menemukan RA, gadis yang saat ini masih kelas 4 SD tersebut meninggal dengan cara tak manusiawi.

Kapolsek Limpasu, Iptu Djoni Asmoro Soetrisno melalui Babinkamtibmas, Bripka Rika membenarkan peristiwa tersebut. Polisi juga sudah mengamankan pelaku atas nama Akhmad. “Yam pelaku atas nama Akhmad yang juga warga setempat telah diamankan,” kata Bripka Rika.

Baca Juga : Umar Jaya, Salah Satu Pembunuh Bayaran Paling Sadis di Indonesia

Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, sekitar pukul 12.30 Wita, korban belajar bersama dua kawannya, KK dan(8) dan K (6) di depan rumah pelaku. Dari penuturan kawan korban kepada orang tuanya, pelaku datang dari dalam rumah dengan membawa sebilah parang.

Kemudian pelaku menghampiri korban dan menebas leher korban sehingga putus.“Melihat kejadian tersebut teman korban lari menyelamatkan diri dan menceritakan kepada Arbaidah, orang tua KK,” kata Rika.

Usai membunuh, Ahmad menyembunyikan parang di bawah pohon bambu yang ada di belakang rumahnya.

Baca Juga : Terduga Pembunuh Gadis Baduy Akhirnya Tertangkap

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo,membenarkan kejadian tersebut dan dan kasusnya sudah ditangani Sat Reskrim Polres HST dan Polsek Limpasu. “Tersangka sudah diamankan di Polres HST. Sekarang dalam proses pemeriksaan. Kami masih mendalami apa motif pelaku,” ujarnya.

Belum jelas apa motif pelaku membunuh korban dengan sadis tersebut. Namun pelaku sudah diamankan di Mapolres HST. “Saat ini kasus itu sudah dalam penanganan pihak Polres dan Polsek,” jelas Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo melalui Kasat Reskrim, Iptu Sandi didampingi Ps Paur Humas, Bripka Husaini.

Pembunuh Sadis di Limpasu HST Dikenal Punya Gangguan Jiwa

 
 

Pelaku pembunuhan sadis di Limpasu diamankan polisi Foto : ist

 
Ahmad (35), pelaku pembunuhan sadis terhadap RA (9) gadis yang masih duduk dikelas 4 SD di Limpasu, Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel, dikenal memiliki gangguan jiwa. Beberapa kali bahkan tersangka sering melakukan aksi penganiayaan.

RA sebelumnya ditemukan tewas di teras rumahnya, Selasa (17/9) pagi. Kondisinya sungguh mengenaskan. Kepala dan badan terpisah.

Baca Juga : Oknum Dosen UNM Bergelar Doktor jadi Pelaku Pembunuhan, Katanya Ini Motifnya

Saat kejadian, desa memang sedikit sepi. Karena penghuninya tengah melakukan aktivitas di ladang. Baik jenazah korban maupun pelakunya, kini sama-sama dibawa ke Ibukota Kabupaten HST, Barabai. Jika RA dikirimke RSUD Dhamanhuri, sementara Ahmad dibawa ke Mapolres HST.

Kasatreskrim Polres HST, Iptu Sandi, tak menampik tengah menangani kasus yang mengemparkan warga Barabai di wilayah hukumnya itu. “Saat ini korban berada di Rumah Sakit Dhamanhuri untuk dilakukan visum. Sedang untuk motif pelakunya, masih kami dalami,” kata Iptu Sandi.

Pembunuhan sadis ini membuat warga gegar. Hal tersebut saat mereka menemukan RA, gadis yang saat ini masih kelas 4 SD tersebut meninggal dengan cara tak manusiawi.

Kapolsek Limpasu, Iptu Djoni Asmoro Soetrisno melalui Babinkamtibmas, Bripka Rika membenarkan peristiwa tersebut. Polisi juga sudah mengamankan pelaku atas nama Akhmad. “Yam pelaku atas nama Akhmad yang juga warga setempat telah diamankan,” kata Bripka Rika.

Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, sekitar pukul 12.30 Wita, korban belajar bersama dua kawannya, KK dan(8) dan K (6) di depan rumah pelaku. Dari penuturan kawan korban kepada orang tuanya, pelaku datang dari dalam rumah dengan membawa sebilah parang.

Kemudian pelaku menghampiri korban dan menebas leher korban sehingga putus.“Melihat kejadian tersebut teman korban lari menyelamatkan diri dan menceritakan kepada Arbaidah, orang tua KK,” kata Rika.

Baca Juga : Pembunuh Ibu Kandungnya Sendiri Di Gresik, Tak Alami Gangguan Jiwa

Usai membunuh, Ahmad menyembunyikan parang di bawah pohon bambu yang ada di belakang rumahnya.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo,membenarkan kejadian tersebut dan dan kasusnya sudah ditangani Sat Reskrim Polres HST dan Polsek Limpasu. “Tersangka sudah diamankan di Polres HST. Sekarang dalam proses pemeriksaan. Kami masih mendalami apa motif pelaku,” ujarnya.

Belum jelas apa motif pelaku membunuh korban dengan sadis tersebut. Namun pelaku sudah diamankan di Mapolres HST. “Saat ini kasus itu sudah dalam penanganan pihak Polres dan Polsek,” jelas Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo melalui Kasat Reskrim, Iptu Sandi didampingi Ps Paur Humas, Bripka Husain

 

Rico/cel/Chell//kanalkalimantan

 

Leave a Reply