Ibu Kota Negara Baru di Kaltim, Dikonsep Modern ; Tidak Ada Kabel Listrik Menjuntai dan Gas Elpiji

Monday, 30 September 2019 | 8:29 am | 75 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
 

Modernnya Ibu Kota Baru, dari Sistem Kelistrikan hingga Tak Ada Gas Elpiji

 
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 19 470 2106945 tak-ada-kabel-listrik-yang-menjutai-dan-gas-elpiji-di-ibu-kota-baru-ini-faktanya-iqKXGT0LLS.jpgIlustrasi Ibu Kota (Foto: Okezone.com)
 
 
 

JAKARTA, SUARAKALTIM.COM– Setelah menyusun konsep ‘City in the Forest’ untuk ibu kota baru, kini pemerintah hadir dengan gagasan barunya, yaitu soal kelistrikan dan gas.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas Bambang Brodjonegoro. Menurut dia, ibu kota baru nantinya akan dibangun dengan konsep modern dan ramah lingkungan.

Bahkan, dia mengungkapkan kalau PLN berjanji untuk menanam kabel listrik ke bawah tanah.

“Satu lagi tadi PLN berjanji ke saya semua kabel listrik di bawah tanah,” ujarnya dalam acara konsultasi publik dengan BUMN Penyusunan RPJMN 2020-2024 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta.

Selain itu, lokasi ibu kota baru ini akan langsung terhubung dengan jaringan gas pada setiap rumahnya. Hal ini dilakukan supaya tidak ada lagi masyarakat yang membawa gas elpiji.

 

 
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 19 470 2106711 modernnya-ibu-kota-baru-dari-sistem-kelistrikan-hingga-tak-ada-gas-elpiji-9IPqf1F9OY.jpgModernnya Ibu Kota Baru (Foto: BPMI)
 
 
 

PEMERINTAH terus menyiapkan masterplan dan desain untuk merealisasikan pemindahan ibu kota. Apalagi rencananya pemindahan ibu kota ini bisa segera dimulai prosesnya pada tahun 2020.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, nantinya ibu kota baru ini nantinya akan dibangun dengan konsep modern dan ramah lingkungan.

Sebagai salah satu contohnya adalah nantinya kabel listrik di ibu kota baru akan akan ditanam di dalam tanah. Hal ini dilakukan agar ibu kota baru terlihat rapi dan seperti di luar negeri.

 

“Satu lagi tadi PLN berjanji ke saya semua kabel listrik di bawah tanah,” ujarnya dalam acara konsultasi publik dengan BUMN Penyusunan RPJMN 2020-2024 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Contoh lainnya dari modernisasi ibu kota baru adalah di sektor perairan. Nantinya di ibu kota baru ini akan langsung dibangun jaringan air yang bisa langsung diminum.

“Airnya tidak air bersih tapi langsung air minum,” ucapnya.

Tak hanya itu lanjut Bambang, nantinya juga di lokasi ibu kota baru ini akan langsung terhubung dengan jaringan gas pada setiap rumahnya, sehingga tidak akan adalagi masyarakat yang membawa gas elpiji di ibu kota baru ini.

Mengenai wacana ini, dirinya mengaku sudah bertemu dengan Direktue Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Gigih Prakoso. Dan bos dari PGN ini sendiri sudah menyanggupi apa yang pemerintah minta tersebut.

“Kita juga akan mendorong PGN supaya nanti orang masak tidak lagi nenteng LPG tapi pake jargas. Semua rumah harus dikonek jargas,” ucapnya.

 Infografis Pemindahan Ibu Kota

 

 

Adhyasta Dirgantara|Giri Hartomo

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares