SUARA KALTIM-Online
SUARA KALTIM-Online SUARA KALTIM-Online

Viral Video Personil Banser Asal Madura yang Tinggal Di Pontianak Gegerkan Sampang ; Sudah Dikafani dan Siap Dikubur Hidup Kembali

Tuesday, 30 July 2019 | 6:36 am | 476 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       

 

Pria Mati Asal Pontianak Gegerkan Warga seusai Dikafani, Kembali Hidup saat Dibawa ke Sampang Madura.  Facebook/Yuni Rusmini

 
Layar tangkap proses RA saat dibawa ke Kabupaten Sampang, Madura. 
 
 
 

Media sosial dihebohkan dengan seorang pria asal Kota Pontianak yang kembali hidup ketika dibawa ke Kabupaten Sampang

SAMPANG, SUARAKALTIM.COM- Seorang pria asal Madura yang tinggal  di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Robi Anjal atau RA (60) telah membuat heboh.

RA membuah heboh baik di media sosial maupun masyarakat Kabupaten Sampang, Madura.

Kehebohan itu bermula saat RA disebut telah dinyatakan meninggal dunia.

Namun, RA tiba-tiba kembali hidup ketika dibawa ke Pondok Karongan, Desa Tanggumong, Kabupaten Sampang, Jumat (26/7/2019).

Video RA ketika dibawa ke Sampang beredar di media sosial.

Video RA yang kembali hidup berdurasi 4.15 menit.

Dalam video tersebut RA diantar menggunakan ambulans.

RA yang diduga telah meninggal dunia, berbaring di tempat tidur.

Tak sampai di situ saja, RA juga terlihat telah mengenakan kain kafan.

Dalam video, RA tampak dikelilingi oleh puluhan orang.

Ketika itu, ada sejumlah orang yang membacakan doa di dekat jasad RA.

Namun, secara tiba-tiba, RA meronta dan teriak, hingga terjatuh dari tempatnya.

Dalam keterangan yang ditulis akun Facebook Yuni Rusmini dan akun Instagram Ndorobei, muncul dugaan RA hanya pura-pura meninggal dunia.

Belum jelas apa maksud tujuan RA bila memang benar berpura-pura mati.

Wasiat

Menurut kabar yang beredar, RA sengaja dibawa ke Pondok Karongan, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Jumat (26/7/2019) karena atas wasiat.

Kabarnya, RA memang berwasiat ingin dimakamkan di sebuah Pondok Pesantren.

Jasad RA kemudian diantar oleh istri dan anaknya menuju ke Kabupaten Sampang.

Bahkan dalam keterangan postingan ditulis, Kepala Desa Tanggumong Halimi, awalnya tak ada yang menyangka RA diduga hanya pura-pura mati saja.

Bahkan, menurut Halimi, dalam keterangan postingan Yunu Rusmini dan Ndorobei, warga sudah menyiapkan liang lahat untuk RA.

“Iya, warga sudah selesai gali kuburan sejak sore tadi, karena mendapatkan informasi dari istrinya yang telfon ke salah satu kiai di pondok kalau mau dimakamkan di sini sesuai wasiatnya, tapi ketika sampai di sini malah hidup lagi dan membuat warga geger,” ucap Halimi, Sabtu (27/7/2019).

Foto Sehari Sebelumnya

Masih berdasar keterangan postingan Yuni Rusmini dan Ndorobei, Halimi menjelaskan mulai menemukan kejanggalan dari hasil pemeriksaan kepolisian.

Menurut Halimi, dari hasil pemeriksaan Babinsa dan Babinkamtibmas menemukan satu bukti yang menguatkan kecurigaannya.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan foto RA bersama istrinya sehari sebelum kejadian di video.

“Dicek hp istrinya ternyata sempat foto bersama di Malang dan banyak kejanggalannya, masak waktu kejang hidup lagi dia langsung bisa ngomong dan berdiri tegak, dari situlah langsung diamankan khawatir takut di massa karena warga dibuat resah,” ungkapnya dikutip dari akun Facebook Yuni Rusmini dan Instagram Ndorobei.

Berikut ini keterangan lengkap dari video viral pria Pontiakan hidup lagi di Sampang :

Wkwkwk buat apa coba ???
Modus pura” mati dan hidup kembali… gaeeees 
Pelaku telah diamankan polisi untuk diperiksa

Lihat video mayat seorang pria yang hidup lagi usai diturunkan dari sebuah mobil ambulance. .

Peristiwa yang menyedot perhatian warga itu terjadi di Pondok Karongan, Desa Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (26/7/2019) malam.

Pria diketahui bernama Robi Anjal (60) warga Pontianak, Kalimantan Barat, itu awalnya dinyatakan telah meninggal dunia.

Pihak keluarga sengaja membawa jasad Robi ke Pondok Karongan Sampang atas wasiatnya untuk dimakamkan di sekitar pondok pesantren.

Dalam video berdurasi 4 menit 15 detik, tampak jasad pria tersebut diturunkan dari mobil ambulance diduga milik salah satu rumah sakit asal Malang, Jawa Timur.

Namun, tiba-tiba jasad yang mengenakan kain kafan separuh badan ini memperlihatkan tanda-tanda dirinya masih hidup. Ia secara langsung kejang dan berteriak hingga tubuhnya jatuh dari atas ranjang ambulance.

Usut demi usut, ternyata perlakuan Robi Anjal yang menghebohkan masyarakat hanya akal-akalan belaka. Entah dengan maksud dan tujuan apa. Meski begitu, ia kini diamankan polisi di Mapolres Sampang.

Kepala Desa Tanggumong Halimi, menceritakan mobil ambulance yang membawa jasad pria itu tiba di pondok pesantren sekitar pukul 19.00 WIB. Awalnya tidak ada yang menyangka kematian pria tersebut hanya akal-akalan.

Sebab, jasadnya diantarkan oleh istri dan anaknya dari luar daerah menuju Sampang, Madura. Apalagi dibawa menggunakan mobil ambulance layaknya jenazah yang meninggal dari rumah sakit.

Mengetahui ada masyarakat yang meninggal, warga Tanggumong berbondong-bondong menggali kuburan untuk pemakaman.

“Iya, warga sudah selesai gali kuburan sejak sore tadi, karena mendapatkan informasi dari istrinya yang telfon ke salah satu kiai di pondok kalau mau dimakamkan disini sesuai wasiatnya, tapi ketika sampai disini malah hidup lagi dan membuat warga geger,” ucap Halimi, Sabtu (27/7/2019).

Halimi menuturkan, melihat keanehan dalam peristiwa tersebut. Anggota dari Babinsa dan Babinkamtibmas mengecek identitas keluarga Robi. Terbongkarnya praktek akal-akalan itu setelah petugas menemukan foto terakhir yang menandakan bahwa Robi masih hidup sehari sebelum kejadian.

“Dicek hp istrinya ternyata sempat foto bersama di Malang dan banyak kejanggalannya, masak waktu kejang hidup lagi dia langsung bisa ngomong dan berdiri tegak, dari situlah langsung diamankan khawatir takut dimassa karena warga dibuat resah,” ungkapnya.

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman melalui Kasat Reskrim AKP Subiantana, mengaku tengah menyelidiki peristiwa yang menghebohkan masyarakat Sampang. Hasil pemeriksaan sementara, kematian pria itu karena menjalani ilmu spiritual.

“Dia bukan mati, pengakuan dia bahwa sedang menjalani ilmu spiritual, kalau pengakuan istri bahwa suaminya mati hidup lagi, tapi kita untuk membuktikan itu butuh waktu,” katanya.

Menurutnya, apakah peristiwa ini ada unsur pidana penipuan atau lain, polisi masih menyelidikinya. “Yang bikin masyarakat kecewa karena sudah dilakukan penggalian kubur dan menggelar tahlilan, orang kan jadi kaget,” tuturnya.

“Kita belum tahu apa hubungannya dengan pihak pondok pesantren, tapi kalau tidak kenal gak mungkin di tahlilkan dan digali kuburan,” imbuhnya.

Video pria yang hidup kembali setelah dinyatakan meninggal dunia itu pun kemudian menjadi viral dan mendapat beragam kometar dari netizen.

nisadira0816, “Klo mati kan ga ada nafasnya, emng bs ya pura2 mati😌”

arie.item234, “Kuburin aja, masa sekampung kalah sama 1 orang 😅”

salsabilla_airany_hidayat, “Paling buat lari dari utang jd pura pura mati ..eh tau nya mau di kubur ya takut lah dia jd bangun🤣”

tiaa_tiong, “Harusnya walaupun dia idup lagi, tetap aja dikuburkan. Biar nyaho dia dikubur idup2”

aguswibowo_17, “nanti klo mati beneran gada yg mau ngurus jenazahnya dikira prank gmn coba?🤔”

#yunirusmini fb
#kasihan ponpes dan warga, niat baik mlh ditipu.

 

Yuni Rusmini/Ayu Mufidah Kartika Sari/tribunmadura

Leave a Reply