FPI : Maklumat Habib Rizieq Tinggalkan Prabowo-Sandi Itu Hoaks

Wednesday, 30 January 2019 | 3:55 pm | 521 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
 
Seruan Habib Rizieq Jelang Reuni 212 (YouTube Front TV)
 
JAKARTA, WWW.SUARAKALTIM.COM– Berita-berita bohong atau hoax  kembali beredar. Khususnya melalui media sosial.  Sebuah gambar yang bertuliskan maklumat Habib Rizieq Syihab meminta aktivis dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) mencabut dukungan untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beredar di media sosial. FPI menyatakan maklumat tersebut merupakan kabar bohong alias hoaks.

“Hoaks,” singkat juru bicara FPI Slamet Maarif dikutip dari detik.com, Rabu (30/1/2019).

Slamet kemudian mengirimkan gambar maklumat tersebut yang disertai dengan tulisan ‘HOAX’.

Dalam teks maklumat hoax tersebut, disebutkan Habib Rizieq mengeluarkan seruan terkait ucapan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, di gedung Bayangkari, Jakarta Selatan, Minggu (27/1) lalu.

Beredar Maklumat Habib Rizieq Tinggalkan Prabowo-Sandi, FPI Pastikan HoaxFoto: Dok. Istimewa

Ucapan yang dimaksud adalah kubu Prabowo akan menerima dukungan dari mana pun, termasuk anak, cucu, hingga cicit anggota PKI.

 
BACA JUGA :  Inilah Isi Maklumat Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq Syihab Terkait Keputusan “Tinggalkan” Partai Bulan Bintang

Dalam maklumat hoax, ucapan tersebut seolah dijadikan landasan sikap politik FPI untuk mencabut dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga.

“Sehubungan pernyataan resmi dari Hasyim Djojohadikusumo terkait ‘dipersilahkannya anggota PKI dari keluarga hingga cucu untuk mendukung PRABOWO’ maka diserukan segenap Aktivis FPI & SAYAP JUANGNYA beserta semua simpatisan FPI & seluruhnya untuk segera: ‘MENGUNDURKAN DIRI MASSAL TERKAIT DUKUNGAN KEPADA PRABOWO-SANDI, DIKARENAKAN MEREKA TELAH MEMBUKA PINTU GERBANG MASUK UNTUK PKI’,” demikian tulisan dalam maklumat hoax tersebut.

 

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares