Header Image

Ratusan Warga Sambut Pergantian Tahun Di Taman Samarendah

Ratusan Warga Sambut Pergantian Tahun Di Taman Samarendah

Ratusan Warga Sambut Pergantian Tahun Di Taman Samarendah

Ratusan Warga menikmati malam pergantian baru di Taman Samarendah, Senin malam (1/1) (foto Arumanto/ANTARANEWS)

 

Samarinda, (Antaranews Kaltim)-

Ratusan warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur memilih menikmati malam pergantian tahun baru di “Taman Samarendah” di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, Kota Samarinda, Senin malam.

Taman yang mirip dengan alun- alun dan dihiasi oleh lampu hias setinggi sekitar 40 meter itu menjadi pilihan baru bagi warga Kota Samarinda menyambut datangnya tahun 2019, meski disejumlah lokasi seperti kawasan Tepian Samarinda dan tempat lainnya juga banyak kerumunan warga.

Bunyi sirene dan letusan kembang api ditambah dengan tiupan terompet menambah semarak nuansa pergantian tahun, ditengah kerumunan warga yang asyik bersenda gurau dengan para kerabatnya.

Arus lalulintas yang mengitari taman tersebut, terjadi kemacetan total karena sejumlah kendaraan roda empat memilih berhenti di sepanjang taman.

Suparmanto ( 45) warga Kelurahan Sidodadi, Samarinda mengaku datang ke lokasi tersebut sejak pukul 10.00 wita.

“Kami datang bersama keluarga, dan sempat menikmati dulu nuansa di taman sebelum tahun baru,” katanya.

Dia mengaku sengaja menikmati malam pergantian tahun di “Taman Samarendah” karena anaknya ingin melihat lampun hias yang menyala berwarna warni.

“Hiburan murah meriah, karena sekarang kondisi ekonomi juga tengah sulit, yang penting anak- anak gembira,” jelasnya.

Malam pergantian tahun 2018 di Kota Samarinda, tidak semeriah seperti tahun sebelumnya.

Sejumlah jalan poros di Kota Samarinda juga tidak terlalu padat dengan arus kendaraan, dan praktis tidak ada konvoi sepeda motor para kawula muda.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kaltim mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru 2019 dengan tertib dan damai.

Pemerintash setempatjuga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pesta kembang api, mengingat tahun ini bangsa dan negara tengah mengalami banyak bencana.

Pewarta : Arumanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018
 

Leave a Reply

shares