Informasi yang dihimpun antaranews kalsel, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (3/2/2019) sekitar pukul 11.00 wita, saat korban mendatangi salah satu rumah di Desa Kudung/Sungai Jaranih.

Tiba-tiba terjadi cekcok di dekat rumah yang dikunjungi korban, ternyata korban sudah bersimbah darah dengan beberapa mata luka tusukan dan tombak.

Korban akhirnya dibawa oleh aparat kepolisian ke rumah sakit H Dhamanhuri Barabai untuk pemeriksaan lebih lanjut dan akhirnya tidak terselamatkan hingga meninggal dunia karena mengalami pendarahan yang cukup banyak.

Korban mengalami luka parah di bagian leher sebelah kiri dan luka di lengan tangan dengan tombak  yang masih menancap.

Diduga, motif pembunuhan adalah karena dendam pribadi yang terjadi beberapa tahun yang lalu dan tersangkanya diduga pula satu keluarga.

Sejak berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih melakukan penyidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang saat ini masih melarikan diri.

Mengantisipasi kemungkinan balas dendam perkelahian antarkelompok atau warga, pihak keamanan di siagakan untuk memantau kedua wilayah tempat tinggal korban maupun tersangka.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo dikutip dari antaranews kalsel membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Desa Kudung/Sungai Jaranih Kecamatan LAS.

“Saat ini anggota kami sedang menangani kasus tersebut dan masih tahap penyidikan,” katanya. sk-007/antaranewskalsel.com