Penularan Covid-19 di Kaltim Terus Bertambah, Wagub Hadi Mulyadi Minta Masyarakat Ikuti Instruksi Gubernur

Suara Kaltim, Samarinda – Berdasarkan rilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kaltim per Sabtu, 6 Februari 2021 jumlah terkonfirmasi bertambah sebanyak 607 kasus, sehingga total menjadi 45.061 kasus. 

 

Sebaran kasus terjadi di Berau sebanyak 94 kasus, Kutai Barat (49), Kutai Kartanegara (74), Kutai Timur (53), Mahakam Ulu (10), Paser (13), Penajam Paser Utara (13), Balikpapan (130), Bontang (85) dan Samarinda (86). 

Masih tingginya angka penularan tersebut, sehingga Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi meminta agar masyarakat hendaknya dapat mengikuti dan melaksanakan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Wabah Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur, secara patuh dan disiplin. 

“Ikuti saja. Itu kan imbauan dari pusat, imbauan dari Pangdam, imbauan dari Kapolda. Kemudian dirumuskan oleh Gubernur, maka sebaiknya diikutin. Karena tingginya akan penularan Covid-19 di Kaltim, kita mendapat perhatian khusus dan serius dari Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, sehingga langkah itu yang kita lakukan. Mudah-mudahan itu bermanfaat dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19. Dan nanti juga akan di evaluasi,” jelas Hadi Mulyadi, Jumat (5/2). 

 

Mantan legislator Senayan dan Karang Paci ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada dirumah, kecuali benar-benar ada keperluan penting dan mendesak yang harus dilakukan di luar rumah. Karena, pemerintah beserta seluruh aparat perlu dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kaltim

 

“Dirumah saja. Beranai (berdiam diri). Terapkan 5M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Mari kita jaga diri, jaga keluarga, jaga sesama dan jaga lingkungan kita agar terhindar dari penularan Covid-19,” pesan Hadi.

 

Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 479 kasus, total menjadi 35.673 kasus. Pasien meninggal dunia 1.079 kasus (bertambah 23 kasus) dan pasien masih dirawat 8.309 kasus. Angka kasus per 100 ribu penduduk, yaitu 1.210,9. Positif rate 21,7 persen dari kasus diperiksa. Kesembuhan 79,2 persen dari terkonfirmasi. Dan kematian 2,4 persen dari terkonfirmasi. (her/ri/humasprov kaltim)

Editor : Adella Azizah Maharani

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares