SUARA KALTIM-Online
SUARA KALTIM-Online SUARA KALTIM-Online

Ngaku Janda Kesepian di Facebook, Seorang Istri di Depok Bersama Suami dan Temannya Jebak dan Peras 4 Pemuda

Wednesday, 27 March 2019 | 7:54 am | 263 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
PropellerAds
 
 
Para pelaku perampokan, salah satunya wanita.

 

DEPOK, suarakaltim.com – Empat pemuda di Depok, Jawa Barat, menjadi korban perampokan keji usai dijebak dengan modus berkenalan melalui media sosial alias medsos. Salah satu pelakunya wanita yang mengaku bernama Barbie.

Hosting Unlimited Indonesia

Data yang dihimpun menyebutkan selain menguras harta berharga korban, pelaku juga sempat menyekap dan menganiaya para korbannya hingga babak belur.

Kejadian bermula ketika salah seorang korban, yakni Yogi Hidayat (21 tahun) berkenalan dengan seorang wanita yang mengaku bernama Barbie di Facebook. Pada korban, Barbie mengaku sebagai seorang janda dan sudah lama mengharapkan belaian pria.

 

BACA : 

Santroni dan Bekap Wanita Selesai Mandi, Lelaki di Banten Diamuk Warga sampai Tewas

Pergoki Pasangan Mesum di Bioskop, Ini Curhatan Netter Lewat Twitter

Hosting Unlimited Indonesia

Tak Terima Diputus, Video Mesum Disebar Ke Orang Tua dan Guru di Wonogiri

Viral Video Sepasang Kekasih Tertangkap Basah Mesum di Atap Masjid Aceh Besar

Kepsek SMAN 1 Bakumpai Tindak Tegas Ulah Mesum Siswanya yang Videonya Viral

Viral Video Sepasang Kekasih Diduga Mesum Disiram Air Comberan

Ih Ngeri, Telinga Bocah di Majalengka Diduga Kemasukan Ribuan Semut dan Kertas, Lihat Videonya

 

Merasa tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Yogi kemudian mengajak rekannya, Zakaria, untuk meladeni permintaan Barbie, ketemuan di Situ Cilodong pada Minggu sore, 24 Maret 2019. Buntut dari pertemuan tersebut, Yogi dan Zakaria menuruti ajakan Barbie ke kontrakannya, di kawasan Kampung Bendungan, Cilodong, Depok.

Setibanya di kontrakan itu, tiba-tiba Yogi langsung ditarik bajunya dari arah belakang oleh seorang pria bernama Hartono yang ternyata merupakan suami Barbie.

“Di situ korban ditarik masuk ke dalam kontrakannya, dan dituduh hendak berselingkuh dengan istrinya dan langsung dipukuli oleh Hartono dan seorang rekannya,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Deddy Kurniawan, pada wartawan, Senin 25 Maret 2019.

Tak berselang lama, tiba-tiba datang rekan Hartono yang lain sebanyak empat orang. Mereka pun langsung mengeroyok Yogi.

“Kalau teman korban, si Zakaria tidak dipukuli, hanya ditarik saja bajunya,” ujar Deddy.

 

BACA :

Di Pontianak, Pegang Kemaluan Istri Tetangga yang Jemur Baju, Tangan Ahmad Putus

Seorang Nenek di Samarinda Diperkosa Pemuda Ketika Mau Salat Subuh Ke Masjid

Jangan Ditirulah, 8 Orang Memperkosa Kambing Hamil Sampai Mati

 

Berniat membantu, dua rekan korban bernama Riki dan Aris pun datang ke lokasi kejadian. Namun apes, mereka pun malah ikut menjadi sasaran penganiayaan. Usai memukuli para korbannya, para pelaku mengambil handphone milik Riki dan Zakaria.

Kepada Zakaria, Hartono menuturkan akan mengembalikan handphonenya apabila ditebus uang sebesar Rp1,5 juta. Tak hanya itu, para pelaku juga menahan satu motor Yamaha Mio dengan nomor polisi B 6833 TOP dan satu unit handphone Xiaomi milik korban, yang harus ditebus sebesar Rp2,5 juta.

“Beberapa korban juga sempat disandera para pelaku, hingga pukul 22.00,” kata Deddy.

Atas kejadian tersebut, korban pun membuat laporan ke Polsek Sukmajaya, dan langsung ditindaklanjuti dengan menggerebek kontrakan tersebut dan mengamankan tujuh orang yang di antaranya adalah Hartono, Iwan Darmawan, Wahyu Hidayat, Angga Hazhari, Zaen Alrasyid, Armando Yudho, dan Barbie Arlifsyani Botan.

Atas perbuatannya itu, ketujuh pelaku terancam dijerat Pasal Pasal 365 atau Pasal 368 dan atau pasal 170 KUHP.

“Jadi ini modus. Barbie Arlifsyani Botan disuruh suaminya, yakni Hartono untuk mencari korban melalui Facebook untuk mencari teman selingkuh. Barbie diminta mengaku sebagai janda,” kata Deddy.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kasus itu ditangani Polsek Sukmajaya. VIVA

 

 

Hosting Unlimited Indonesia

Leave a Reply