Header Image

Kejadian Aneh Di India Wanita Lahirkan Bayi, Kulitnya Seperti Plastik, Mengkilat

Kejadian Aneh Di India Wanita Lahirkan Bayi, Kulitnya Seperti Plastik, Mengkilat

Para ahli medis mengatakan bayi aneh itu sekarang hidup dengan alat bantu pernapasan.(Foto: Caters TV)

www.suarakaltim.com– Ada kejadian aneh di India. Sepasang suami istri di India harus mendatangi rumah sakit untuk memeriksakan bayi mereka yang baru lahir dengan kondisi sangat aneh.

Bayi mereka itu memiliki kulit yang sangat janggal karena seolah-olah terbuat dari plastik.

Kisah ini berawal ketika Anita Devi, 23 tahun, dan suaminya Alakhram Yadav, 25 tahun, menemui dokter sesaat setelah Anita melahirkan bayi mereka.

Pasangan itu melihat kulit anak mereka tampak abnormal dan mengalami kesulitan untuk bernapas.

BACA JUGA : 15 Keluarga Paling Unik & Aneh Di Dunia

Menurut laporan, bayi itu lahir di rumah sakit yang jaraknya 160 kilometer dari rumah pasangan tersebut.

Kepada Anita dan Alakhram, dokter mengatakan anak mereka memerlukan pengawasan pakar dengan segara.

Bayi itu kemudian dibawa ke Lucknow, sekitar 482 km dari New Delhi, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut pemeriksaan di Lucknow, bayi yang belum diberi nama itu menderita penyakit Lamellar ichthyosis.

Penyakit aneh dan langka itu menyebabkan penderitanya memiliki kulit yang tegang, berlilin dan mengkilat seolah-olah plastik.

BACA JUGA :  Nikah Gak Harus Nunggu Banyak Uang, Nih Bukti 9 Mahar Tak Harus Mahal, Ada Cuma Segelas Air Putih & Sandal Jepit

Para ahli medis mengatakan bayi mereka sekarang hidup dengan alat bantu pernapasan.

Tetapi Anita dan Alakhram diberitahu bahwa anak mereka memiliki peluang untuk hidup.

Pasangan itu tinggal di pedalaman dekat perbatasan Nepal, di desa Binhoni Kalan, di negara bagian Uttar Pradesh.

” Beberapa jam setelah istri saya melahirkan, kami menemukan bahwa kulit anak kami sedikit berbeda dari bayi lainnya. Kulitnya sedikit berlilin dan mengkilat, seolah-olah plastik. Bayi kami juga sulit bernapas,” kata Alakhram.

Menurut dokter, kondisi bayi terjadi karena kelainan genetika yang diturunkan, yang hanya menyerang satu dari 600.000 orang.

BACA JUGA : Ini 10 Orang yang Sempat Masih Hidup Meski Tanpa Kepala

Bayi itu akan tumbuh dengan penuaan kulit yang ekstrim. Penyakit ini disebabkan oleh warisan kelainan genetika dari orang tua yang bertindak sebagai pembawa, tetapi tidak memiliki masalah tersebut.

Meski tidak menular, namun hingga kini dunia kedokteran belum menemukan obat untuk penyakit ini.
Masalah lain yang dihadapi penderita penyakit ini di antaranya adalah rambut rontok, jari yang sulit ditekuk, badan cepat panas, masalah penglihatan dan kulit yang mencegah pernapasan.

(ism, Sumber: Siakapkeli.my)/dream.co.id

BACA BERITA LAINNYA : 

Survei Media: Jokowi Unggul di Kalangan Lulusan SD, Prabowo di Sarjana

Polres Paser Tangkap Pencuri Kayu Hasil Hutan Cagar Alam Paser

Taman Samarendah Terus Dipercantik, Hari Ini Uji Coba Air Mancur Warna-warni, Patung Kudanya Jadi Sekitar 1 Bulan Lagi

Kaltim Targetkan 150 dari 518 DesaTertinggal Menjadi Berkembang pada 2023

Terkesan Ke Salah Satu Capres, Dengan Segala Hormat, Sudjiwo Tedjo Minta Najwa Shihab dan Vito Tidak Jadi Moderator Debat Capres

 

Leave a Reply

shares