SUARA KALTIM-Online
SUARA KALTIM-Online SUARA KALTIM-Online

Kalah Tipis, Belgia Puji Rapatnya Pertahanan Prancis

Thursday, 12 July 2018 | 3:44 am | 187 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
PropellerAds
 
Para pemain Belgia lesu, sementara para pemain Prancis merayakan kemenangannya di semifinal Piala Dunia 2018 (Foto: Catherine Ivill/Getty Images)
 

SAINT PETERSBURG, SUARAKALTIM.com  Belgia kalah 0-1 dari Prancis di semifinal Piala Dunia 2018. Meski gugur, The Red Devils memuji pertahanan Les Bleus yang sangat ketat.

Pada laga yang dihelat di Saint Petersburg Stadium, Rabu (11/7/2018) dini hari WIB, Prancis menang berkat gol semata wayang Samuel Umtiti di babak kedua. Umtiti mencetak gol lewat sundulan setelah memaksimalkan sebuah sepak pojok.

Hosting Unlimited Indonesia
Kalah Tipis, Belgia Puji Rapatnya Pertahanan Prancis

Belgia sebenarnya lebih banyak menguasai bola dengan ball possessionmencapai 60%. Namun, permainan Prancis jauh lebih efektif.

Prancis membuat 19 percobaan mencetak gol, lima di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Belgia cuma membuat sembilan percobaan dan tiga yang mengarah ke gawang.

Setelah Umtiti mencetak gol pada menit ke-51, Belgia berusaha mati-matian untuk menyamakan kedudukan. Mereka mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Dries Mertens, Yannick Ferreira-Carrasco, dan Michy Batshuayi. 

Akan tetapi, Belgia gagal menembus gawang Prancis yang dikawal oleh Hugo Lloris. Alhasil, mereka harus merelakan satu tempat di final menjadi milik lawannya itu. 

“Kami harus memberikan banyak pujian terkait cara bertahan Prancis, sekali pun mereka harus membuat para pemain menyerangnya juga bertahan sangat dalam dan memperlihatkan respek kepada kami. Kami tak bisa menemukan sedikitpun keajaiban di depan gawang atau keberuntungan,” ujar pelatih Belgia, Roberto Martinez, di situs resmi FIFA.

Hosting Unlimited Indonesia

“Ini adalah laga yang sangat ketat karena tak banyak momen besar yang bisa menentukan pertandingan. Perbedaan antara yang menang dan kalah hanya ditentukan oleh satu situasi bola mati. Ini memperlihatkan betapa ketatnya pertandingan ini,” tambahnya.

“Terlepas dari kekalahan ini, saya bangga dengan para pemain karena mereka takluk dengan perjuangan besar, memberikan segala yang dimiliki, dan terus mencoba hingga menit akhir. Anda harus menerima hasil ini. Selamat Prancis dan saya berharap mereka sukses di final,” tutur mantan manajer Everton tersebut.

Saksikan juga video ‘Deschamps: Tak Ada yang Percaya Prancis ke Final’:

sk-008/detik.com

Hosting Unlimited Indonesia

Leave a Reply