Jangan Ditirulah, 8 Orang Memperkosa Kambing Hamil Sampai Mati

Friday, 4 January 2019 | 5:51 pm | 1560 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
 

www.SUARAKALTIM.com– Jangan dicontohlah. Kejadiannya ini di India. Sudah cukup lama sebenarnya, pemilik kambing melaporkan peristiwanya tanggal 26 Juli 2018 lalu. Peristiwa ;  8 orang warga Distrik Mewat, Negara Bagian Haryana, India memperkosa seekor kambing. Kambing  hamil lagi. Kambingnya mati, satu hari setelah diperkosa. Sungguh kejam. 

Kejadian yang menggegerkan warga India ini diberitakan berbagai media di India. Termasuk Hindustan Times dan India Today.

” Kambing berusia 7 tahun yang tengah hamil itu telah mati karena diperkosa  beramai-ramai,” kata Nazneen Bhasin,” kata Inspektur polisi setempat, Nazneen Bhasin seperti diberitakan Hindustan Times.

Menurut Nazneen Bhasin  kasus itu terungkap setelah sang pemilik kambing, yakni Aslup Khan, melaporkan pemerkosaan kambingnya hingga mati itu kepada polisi.

”Setelah mendapat laporan,  kami segera mencari 8 orang yang disebut Aslup Khan.Dari 8 yang memperkosa 3  pelaku sempat ditangkap pemilik kambing  di desa Maroda, 73 kilometer dari lokasi kejadian.  Ketiganya  kemudian babak belur dikeroyak warga. Tapi sayangnya akhirnya lolos,” ujar Nazneen.

Kini, 8 orang pemerkosa kambing ini buronan. Menjadi buruan polisi India. Polisi India menetapkan 8 tersangka  atas dugaan melanggar Pasal 377 KUHP India. Pasal 377 KUHP India itu menyebutkan, hukum melarang hubungan seksual yang mengganggu tatanan alam oleh lelaki, perempuan, atau hewan. Bahkan para tersangka juga dijerat memakai undang-undang anti kekejaman terhadap satwa.

”Kami akan segera menangkap semua pelaku dan dipastikan mereka dibawa ke  ke pengadilan untuk mempeetanggungjawabkan perbuatannya,” tuturnya. 


PENGGUNA MEDIA SOSIAL MARAH

Ketika berita kambing hamil mati diperkosa menyebar, sejumlah masyarakat yang marah.

Pengguna media sosial di India marah dengan tindakan tidak manusiawi dari 8 warga di distrik Mewat, Haryana yang melakukan perkosaan terhadap seekor kambing sedang hamil. Kambing berusia tujuh tahun itu tidak bisa berjalan dan mati tak lama setelah diperkosa.

Kisah tentang tindakan brutal ini telah dibagikan ribuan kali dan gerakan #JusticeForGoat sekarang menjadi tren teratas dengan lebih dari 28.000 tweet dan jumlah ini terus bertambah.Tindakan sadis ini juga mendapat perhatian dari para pembela hak-hak binatang.

Memalukan, hamil kambing dilaporkan diperkosa dan dibunuh oleh 8 laki-laki … Ada peningkatan tajam dalam kasus pelecehan seksual terhadap hewan. Orang-orang yang melakukan kekerasan sering mulai dengan hewan sebagai korban dan kemudian pindah ke manusia,” demikian kicauan Meet Ashar@asharmeet02, yang seorang anggota kelompok Perlakuan Etis terhadap Hewan atau Peta di India.

India Today pada 29 Juli 2018 melaporkan, insiden yang  terjadi di distrik Mewat, Haryana, India, saat pemilik kambing, Aslup Khan, mengaku kehilangan kambingnya yang berusia 7 tahun. Misi pencarian kambing  hilang ini berakhir dengan penemuan bangkai hewan itu. 

Khan telah membuat laporan ke polisi pada 26 Juli 2018. Dalam laporannya ke polisi, Khan mengatakan hewan peliharaannya diperkosa secara beramai-ramai oleh delapan orang.

India telah menjadi fokus internasional menyusul tingginya kasus perkosaan di negara itu. Pada awal 2018, survei Thomson Reuters Foundation menemukan India sebagai negara paling berbahaya di dunia bagi perempuan, dimana sekitar 106 perkosaan terjadi dalam satu hari.

Banyak warga yang marah lewat media sosial terkait perkosaan di India dan bagaimana India sekarang tidak aman juga bagi hewan. Banyak pula warga yang menyalahkan partai-partai politik karena ‘janji palsu’ mereka dan ketidakmampuan mereka untuk membuat India menjadi negara yang aman. Tidak saja bagi perempuan tapi juga bagi hewan. sk-005/ dari berbagai sumber/foto ilustrasi kambing hamil

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares