Header Image

Deklarasi Alumni PTS Dukung Jokowi, Tidak Seperti yang Diharapkan

Deklarasi Alumni PTS Dukung Jokowi,  Tidak Seperti yang Diharapkan

 

Deklarasi alumni PTS Jabodetabek dukung Jokowi sepi peminat/VIVA/Eduward Ambarita

 
 
 

JAKARTA, SUARAKALTIM.COM – Acara deklarasi perguruan tinggi swasta (PTS) se-Jabodetabek untuk Joko Widodo-Ma’ruf Amin terlihat sepi peminat. Area Tennis Indoor Senayan Jakarta tampak lengang pada Jumat malam 22 Maret 2019.

Dari jadwal yang diterima, para alumni itu bakal hadir sebanyak 12 ribu orang dan memenuhi arena deklarasi. Namun, pantauan VIVA tidak lebih dari 500 peserta yang hadir di dalam gedung.

Terlihat tribun penonton yang berada di lantai dua bahkan hanya beberapa yang terisi. 

Sekretaris panitia pelaksana acara deklarasi, Novie Noer Alie mengklaim, data terakhir yang mereka terima empat ribu peserta.

“Jadi data yang terakhir kita terima itu di angka empat ribu. Cuman ya kondisinya (begini),” kata Novie saat ditemui di lokasi. 

Novie menjelaskan, alasan para alumni banyak tak hadir lantaran pihaknya menyebar undangan dengan sistem online dan diinformasikan ke perwakilan alumni. 

Meski acara bisa dibilang sepi namun pertunjukan band dan orasi dukungan tetap berlanjut. 

“Mereka rata-rata mengeluhnya susah untuk daftar online. Jadi memang daftar manual yang kita pakai per kampus-kampus per simpul-simpul. Jadi ada satu simpul per kampus,” kata dia. 

Sebelumnya dalam jumpa pers, Novie menyebut, dukungan kepada Jokowi dilakukan karena merasakan adanya perbaikan. Para alumni yang kebanyakan datang dari angkatan 80 dan 90-an ini juga merasakan betul perbedaan dengan masifnya pembangunan infrastruktur dan penguatan supremasi hukum. 

 

BACA :

Kasus 6 Honorer Banten Dipecat: Selalu Dilupakan, Saat Pilpres Disuruh Netral

Alvin Ditangkap di Bandara Ngaku Pilot Garuda, Pakar Penerbangan Indonesia Alvin Lie Kaget Dikira Pilot Gadungan

Manfaat Lain dari Wiper Mobil ala Presiden Jancukers, Sujiwo Tejo

Tidur saat Pelajaran Agama, Guru SMA Hukum Murid hingga Tewas

Fakta Perusakan Masjid di Banyumas, Berawal Sakit Hati hingga Buang Kitab

Deretan Kucing Model Dinosaurus Ini Bikin Netizen Heboh

Meteor Baru Saja Meledak di Bumi, Kalahkan Bom Atom Hiroshima

 

Bahkan ia menyebut, pemerintah dapat menekan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil.

“Semenjak berakhirnya pemerintahan Orde Baru dan bergulirnya era Reformasi, Indonesia perlahan sudah mulai mengalami peningkatan baik secara hukum, ekonomi, politik, kehidupan bernegara, beragama, serta menyampaikan pendapat,” ujarnya.

“Presiden Jokowi membutuhkan satu periode lagi untuk mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia yang sejahtera,” kata dia lagi.

Sementara itu, Presiden Jokowi diketahui hari ini melakukan safari kunjungan kerja ke NTB dan Bali dan memang tidak hadir di acara tersebut. VIVA

 

Leave a Reply

shares