Header Image

10 PNS dan PTTB Diperbantukan Perkuat Administrasi Keuangan Gugus Tugas Covid-19

10 PNS dan PTTB Diperbantukan Perkuat Administrasi Keuangan Gugus Tugas Covid-19

 

Samarinda, Suara Kaltim Online – Memperkuat administrasi keuangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samarinda di BPBD sebanyak 10 tenaga PTTB dan ASN diperbantukan selama 3 bulan.

Hal ini terungkap dalam Penyerahan Nota Dinas dan Pengarahan Kepada Tim Administrasi Keuangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Wakil Walikota Lantai II Balaikota Samarinda dihadiri Asisten III Ali Fitri Noor, Plt Kepala BKPPD Aji Syarif Hidayatullah, Plt Kepala BPKAD Decky Zulkifly, Sekretaris BPBD Hendra, Senin (8/6).

Ali Fitri mengungkapkan standarnya dalam pekerjaan itu dimana–mana selalu sama untuk mencari yang terbaik.

“Saya kira standarnya sama, tetapi dalam kegiatan ini harus kerja dengan tulus ikhlas karena ada nilai kemanusiaannya dan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab. Intinya kerja secara optimal karena hasil dari kegiatan ini akan menjadi catatan yang terbaik bagi kami ini semua demi kebersamaan,” kata Ali Fitri dilansir dari akun facebook diskominfo Samarinda, Senin (8/6/2020).

Sementara Aji Syarif Hidayatullah menjelaskan tenaga bantuan 10 orang, baik ASN dan PTTB di lingkungan Pemkot Samarinda akan melaksanakan tugas selama 3 bulan sebagai administrasi keuangan Gugus Tugas Covid-19 di BPBD dengan nota dinas.

“Ini bukan SK penempatan, tetapi cuma nota dinas saja yang diperbantukan sementara di BPBD. Waktu nota dinasnya selama 3 bulan, nanti bilamana dalam waktu tersebut masih dirasa belum selesai, bisa diperpanjang lagi manakala diperlukan,” terang Dayat biasa Aji disapa.

Ditambahkan Dayat yang juga Kepala Dinas Kominfo Samarinda ini, untuk 10 orang tadi khusus ditugaskan menangani administrasi keuangan seperti proses administrasi, pengadaan barang dan jasa dan lainnya dalam penanganan Covid-19, serta bertanggung jawab kepada PPTK.

“Saya tambahkan penggunaan keuangan di Covid-19 ini sangat berbeda dengan keuangan di administrasi pada umumnya. Oleh sebab itu, saya berpesan jangan sampai teman-teman yang ditugaskan ini hanya berdasar pengalaman saja di tempat OPD masing-masing karena nanti bisa berbenturan dengan kebijakan Covid-19 yang ada. Edaran dari Permen atau pusat diharapkan dipelajari lagi lebih lanjut, sehingga jangan sampai hal ini menjadi hambatan untuk melaksanakan tugas membantu. Intinya selalu berkoordinasi, makanya kami memasukkan orang-orang pilihan seperti ini,” tambahnya.

Sekretaris BPBD Samarinda Hendra AH
mengaku cukup padat administrasi keuangan Covid-19.

“Kami sendiri di BPBD mulai awal Covid-19 sekitar 18 Maret 2020 lalu sampai sekarang pekerjaannya tiada henti siang malam ditambah lagi banjir kemarin. Jadi dengan bantuan teman-teman admistrasi ini kami sangat terbantu sekali. Kami tidak mungkin membebankan kepada teman-teman admisitrasi untuk bekerja di operasional lapangan,” pungkas Hendra. (bay/don/kmf-smd)

Leave a Reply

shares