SUARA KALTIM-Online
SUARA KALTIM-Online SUARA KALTIM-Online

Utamakan Tenaga Kerja Lokal Dong

Friday, 23 February 2018 | 5:12 pm | 110 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
PropellerAds
JAKARTA, SUARAKALTIM.com-Pemerintah harus mewas­padai semakin ekspansifnya perusahaan-perusahaan asal Tiongkok. Terutama, ekspansi pada investasi di sektor hilirisasi mineral dan mengekspor hasil pengolahan dan pemurnian tersebut untuk kebutuhan in­dustri di negaranya.
Sementara kebutuhan bahan baku industri hilir di dalam negeri saat ini mengalami kesulitan pengem­bangan usaha karena harus mengimpor dari negara lain.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong baru-ba­ru ini menyatakan, investasi Tiongkok di Indonesia saat ini besar sekali porsinya di smelter.

Indonesia dinilai telah mengkonversi bahan baku ko­moditas mentah yang nilainya rendah jadi komponen yang bernilai tinggi dan diekspor.

Hosting Unlimited Indonesia

“Sebelumnya Indonesia mengekspor nikel mentah, sekarang jadi ekspor stainless steel bahkan berkat investasi Tiongkok, Indonesia sudah men­jadi tiga besar dunia eksportir stainless steel,” katanya.

Thomas menambahkan, in­vestor Tiongkok juga terus berinvestasi untuk hilirisasi sep­erti carbon steel atau baja ekstra keras untuk mesin dan motor.

Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP), Maryati Abdullah mengatakan, pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam sejatinya di­optimalkan untuk kepentingan nasional.

Dalam hal smelter, porsi nilai tambah yang paling be­sar baik dari sisi investasi, pendapatan, produk peruntuk­kan, maupun terkait perlua­san lapangan kerja harusnya memprioritaskan kepentingan dalam negeri.

“Kami minta pemerintah tidak semata menerima in­vestasi dari luar negeri yang hanya menguntungkan industri negara lain, sementara industri dalam negeri mati suri. Kita juga harus punya strategi in­dustrialisasi penopang ketah­anan ekonomi nasional. Porsi investasi bisa naik, nilai ek­spor bisa tinggi, tapi itu harus ditempatkan dalam kerangka menumbuhkan industri dalam negeri,” tegas Maryati. sk-005/rmol.com

Hosting Unlimited Indonesia

Leave a Reply