Aksi bom bunuh diri di Kabul, Sabtu (24/2), menewaskan seorang warga sipil (Foto: AFP)

 

KABUL, SUARAKALTIM.com – Serangkaian serangan terhadap militer Afghanistan terjadi sejak Jumat 23 Februari malam hingga Sabtu pagi. Sedikitnya 20 tentara tewas dan puluhan lainnya luka.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Dawlat Waziri, mengatakan, serangan pertama terjadi di pos keamanan di Provinsi Farah pada Jumat malam. Serangan tersebut menewaskan 18 tentara.

“Kelompok Taliban dalam jumlah yang besar menyerang pos dan kami kehilangan 18 tentara dan dua lainnya luka,” kata Waziri, dikutip dari Reuters, Sabtu (24/2/2018).

Sementara itu dalam pernyataannya, kelompok Taliban menyebut mereka kehilangan dua anggota dalam serangan tersebut.

Rangkaian serangan terhadap militer Afghanistan belum selesai, pada Sabtu pagi aksi bom bunuh diri terjadi di Kabul, dekat markas Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), menewaskan sedikitnya seorang warga sipil.

Pelaku meledakkan diri di jalan pada pagi hari saat lokasi dipenuhi pengguna jalan. Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Najib Danish mengatakan, pelaku belum terindentifikasi, namun ISIS, melalui kantor berita resminya, Amaq, mengaku bertanggung bawah dalam serangan ini.

Lalu di Provinsi Helmand, dua bom mobil meledak menewaskan sedikitnya dua tentara dan melukai belasan lainnya.

sk-24/inews.id

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply