Pesawat Mendarat Darurat, Irwandi: Saya Tidak Kapok

Sunday, 18 February 2018 | 11:04 am | 184 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
Irwandi Yusuf menyampaikan keterangan dalam konferensi pers terkait insiden mendarat darurat yang dialaminya Sabtu (17/2/2018).SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
 
 

BANDA ACEH, SUARAKALTIM.com – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf tampaknya memang sedikitpun tidak trauma atau ketakutan, setelah pesawat yang dipilotinya mendarat darurat di Desa Lam Awee, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Sabtu (17/2/2018).

Pantauan Serambinews.com, sekitar pukul 18.00 WIB, Irwandi juga hadir langsung ke lokasi mendaratnya pesawat jenis Shark Aero miliknya itu.

Irwandi terlihat begitu segar dan tidak luka sedikitpun.

Bahkan ia memimpin langsung proses evakuasi atau pemindahan pesawat yang dilabelinya Hanakaru Hokagata itu.

Malam tadi sekira pukul 20.00 WIB, Irwandi juga menggelar konferensi pers di Meuligoe Gubernur Aceh.

Ia menjelaskan kronologis kejadian mendaratnya pesawat tersebut.

Terlihat, Irwandi sedikitpun tidak trauma.

Bahkan dalam konferensi pers itu ia telihat santai dan tertawa dalam beberapa momen saat awak media mengajukan pertanyaan.

“Alhamdulillah tidak luka, jika luka mungkin sudah merah-merah saya.

Irwandi juga beberapa kali berkelakar.

Ia menyebutkan, apa yang dia alami hari ini, membuktikan pesawat Shark Aero itu memang oke.

“Dia lindungi pemiliknya, dengan izin Allah,” tukas Irwandi Yusuf. (*)

TIDAK KAPOK

Meski pesawat yang dipiloti Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mendarat darurat Sabtu (17/2/2018) sekira pukul 15.00 WIB di kawasan Lam Awe, Peukan Bada, Aceh Besar.

Namun, pria yang akrap disapa Tgk Agam ini tampaknya sama sekali tidak trauma.

Bahkan, orang nomor satu di Aceh ini dengan tegas menyatakan, bahwa dirinya tidak kapok.

Meski apa yang dialami dirinya tadi siang menjelang sore itu, berpotensi kecelakaan sangat fatal.

“Kapok? Ohh nggak. Saya nggak punya nyali apanya yang ciut,” kata Irwandi saat ditanyai awak media apakah akan kapok atau trauma setelah kejadian tersebut.

Jawaban itu disampaikan Irwandi dalam konferensi pers dengan awak media di Meuligoe Gubernur Aceh di Banda Aceh, Sabtu (17/2/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, Irwandi juga menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya dalam pesawat miliknya itu, mulai dari mati mesin hingga harus mendarat darurat.(*)

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares