Gagal ke Final PGK, Kapten dan Kiper Persebaya Minta Maaf

Saturday, 3 March 2018 | 11:26 am | 290 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       

SAMARINDA, SUARAKALTIM.com – Kegagalan Persebaya Surabaya mengalahkan Arema FC pada babak semifinal Piala Gubernur Kaltim 2018 membuat kecewa suporter mereka, Bonek. Klub berjulukan Bajul Ijo itu gagal lolos ke final lantaran takluk 0-2 dari Tim Singo di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat sore (2/3/2018).

Kapten Persebaya, Rendi Irwan, merasa bersalah atas kegagalan timnya gagal melaju ke partai puncak. Oleh karena itu, gelandang berpostur mungil itu mengucapkan permohonan maaf kepada Bonek.

 

“Mohon maaf kepada Bonek karena tidak bisa memberikan hasil yang bagus. Ini jadi pelajaran buat tim ke depan supaya lebih siap di Liga 1 nanti,” kata pemain 30 tahun itu setelah pertandingan.

Gol pertama laga ini dicetak oleh striker Thiago Furtoso pada menit ke-66. Sebelumnya, striker asal Brasil itu sukses memanfaatkan kesalahan gelandang Persebaya, Sidik Saimima yang tidak cermat melakukan umpan.

Pada menit ke-85, Arema malah menggandakan keungguan melalui gelandang Hanif Sjahbandi. Penggawa timnas Indonesia U-23 itu mampu menyelesaikan umpan dari kapten Dendi Santoso lewat sundulan yang menghujam ke gawang kiper Persebaya, Alfonsius Kelvan.

Kegagalannya membendung dua tembakan pemain Arema itu juga membuat Alfonsius tidak enak dengan Bonek. Dia menegaskan bahwa semua pemain di Persebaya telah berjuang keras untuk memberikan yang terbaik.

“Tidak ada yang pemain mau kalah dan pasti ingin menang. Kami akan belajar, introspeksi, dan bersyukur. Kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Kami kembalikan lagi pada Yang Maha Kuasa karena kami sudah berusaha. Saya minta maaf belum bisa memberi kemenangan untuk Persebaya,” ujar Alfonsius.

 

 

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares