56 Tahun Hidup Bersama, Pasutri Ini Meninggal Sambil Bergandengan Tangan

Friday, 29 March 2019 | 8:33 pm | 246 Views |
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
                                                                       
 
 
Judy dan Will Webb – (Facebook/Judy Will Webb)

Pada akhirnya, mereka ditempatkan bersama dalam perawatan rumah sakit. Ranjang mereka disatukan dan keduanya berpegangan tangan pada jam-jam terakhir mereka.

 

suarakaltim.com – Pasutri di Melvindale, Judy dan Will Webb, meninggal bersamaan pada Rabu (6/3/2019). Keduanya disebutkan dalam posisi bergandengan tangan saat ditemukan tak bernyawa.

Untuk kali pertama, pasutri yang sama-sama berusia 77 tahun itu berpisah di hari jadi pernikahan mereka hingga 13 hari. Menurut putri mereka, MaryBeth, pada Desember tahun lalu ibunya harus menjalani suatu prosedur yang ternyata tak lancar.

BACA JUGA : Pak Harto dan Bu Tien, Saling Mencintai Tanpa Hiruk pikuk, Ini Potongan Kisah Cinta Keduanya

HiMedik.com mengutip The News Herald, Sabtu (16/3/2019), setelah itu Judy malah mengalami infeksi dan hampir meninggal pada Malam Tahun Baru. Ia pun harus menggunakan ventilator dan dibawa ke Rumah Sakit Henry Ford di Detroit.

Keesokan harinya, Will pingsan karena kelelahan.

“Ayah saya, melihat ibu saya seperti itu, itu terlalu berat baginya,” kata MaryBeth. “Sejak saat itu, semua yang terjadi pada Ibu, terjadi pada Ayah juga di tempat yang berbeda.”

“Ibu demam, Ayah demam. Ibu mulai mengalami kongesti, Ayah menderita pneumonia. Ibu mengalami reaksi dari obat yang disebut metabolic encephalopathy, lalu Ayah mengalami itu juga,” sambung MaryBeth.

Pada akhirnya, mereka ditempatkan bersama dalam perawatan rumah sakit. Ranjang mereka disatukan dan keduanya berpegangan tangan pada jam-jam terakhir mereka.

BACA JUGA : Akhir Cinta Segi Tiga, Pasangan Kumpul Kebo Dibuang Selingkuhan ke Tempat Pembuangan Sampah

Will meninggal pada pukul 2 pagi dan Judy menyusul beberapa jam kemudian. MaryBeth mengatakan kepada WXYZ bahwa ibunya tidak bisa berkata-kata ketika Will meninggal, dan terus-menerus menggosok tangannya.

“Menurut saya, mereka tidak ingin hidup tanpa satu sama lain,” ungkap Marybeth.

Pasutri yang selalu bersama tak pernah terpisahkan hingga ajal menjemput ini memiliki tiga anak perempuan, lima cucu, dan empat cicit.

Kisah cinta Judy dan Will telah menarik perhatian publik. MaryBeth mengatakan, beberapa orang telah mereferensikan film “The Notebook”, di mana pasangan lansia meninggal sambil berpegangan tangan.

“Ucapan orang-orang menenangkan hati saya karena itu adalah kisah cinta yang hebat. Tapi saya masih kehilangan orang tua saya. Saya senang mereka pergi bersama dan tidak harus menderita kehilangan satu sama lain, tetapi masih terasa sulit,” kata MaryBeth.

Facebook Comments

Comments (0)

Leave a Reply

shares